Menpora Minta Dirinya Segera Diperiksa Bawaslu

Posted on November 20, 2008. Filed under: Uncategorized |

MENTERI Pemuda dan Olahraga (Menpora) Adhyaksa Dault meminta dirinya segera diperiksa Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait iklan kampanye terselubung. Itu dikatakan Adhyaksa saat mendatangi kantor Bawaslu di Jakarta, kemarin.

“Saya minta diperiksa, tolong materi (iklan) ini dilihat apakah menyalahi ketentuan yang ada. Saya hargai laporan Ketua Pemuda Muhammadiyah (Izzul Muslimin). Ini sebagai bentuk pemberdayaan politik,” kata Adhyaksa yang telah menyerahkan materi iklan Menpora yang ditayangkan sejumlah stasiun televisi kepada Bawaslu, Senin (17/11).

Adhyaksa menyerahkan sepenuhnya kepada Bawaslu apakah iklan yang menampilkan dirinya melanggar aturan kampanye sesuai UU No 10/2008 tentang Pemilu. “Terserah Bawaslu menilai apakah ini pelanggaran aturan kampanye sesuai UU Pemilu,” kata Adhyaksa yang juga bertemu dengan Izzul di Bawaslu. Adhyaksa dan Izzul sempat berpose dengan salam komando yang diabadikan sejumlah wartawan foto.

Materi iklan yang diserahkan ke Bawaslu terdiri dari tiga versi. Versi pertama ditayangkan pada Hari Olahraga, versi kedua ditayangkan pada Hari Sumpah Pemuda, dan versi ketiga pada Hari Pahlawan.

Kepala Biro Humas dan Hukum Kementerian Pemuda dan Olahraga IGN Bagus Suitra mengatakan tiga versi iklan yang dituding sebagai iklan kampanye terselubung itu sudah diproduksi sebelum Adhyaksa jadi caleg. “Kami tidak tahu Pak Menteri (Adhyaksa) bakal jadi caleg. Iklan itu diproduksi sebelum Pak Menteri jadi caleg,” katanya.

Akhir pekan lalu Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Izzul Muslimin melaporkan iklan Menpora Adhyaksa Dault ke Bawaslu di Jakarta. Mereka menilai iklan yang ditayang di sejumlah televisi yang dibiayai anggaran Negara tersebut sarat kepentingan kampanye Pemilu 2009.

“Kami memonitor iklan itu di sejumlah televisi antara lain TV One. Memang pada iklan itu Adhyaksa Dault sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga, tapi itu tidak bisa dipisahkan dari dirinya sebagai caleg PKS daerah pemilihan Sulawesi Tengah nomor urut 1. Apalagi iklan itu semakin genjar belakangan ini,” kata Izzul.

Izzul mengatakan kasus iklan terselubung ini salah satu dari sekian banyak iklan pejabat untuk kepentingan kampanye Pemilu 2009. “Kami berharap ada pihak-pihak yang turut serta melaporkan kasus iklan terselubung seperti ini. Sekalipun tadi bertemu Menpora, kami berharap proses penanganan dugaan pelanggaran Pemilu tetap ditindaklanjuti Bawaslu,” katanya.

Ketua Bawaslu Nur Hidayat Sarbini mengatakan pihaknya akan segera melakukan rapat pleno membahas dugaan pelanggaran Pemilu yang melibatkan Menpora tersebut. “Kami akan kaji lalu melakukan pleno seperti apa bentuk pelanggaran Pemilu yang dilakukan Menpora. Apabila terbukti pelanggaran administrasi kami akan lanjutkan ke KPU,” katanya.

Anggota Bawaslu Wirdyaningsih mengatakan pihaknya mengimbau agar sebagai pejabat publik seperti halnya Menpora harus memiliki intuisi dalam rangka menjaga kepekaan publik. “Oleh karena itu untuk menghindari iklan kementerian yang dapat dikategorikan sebagai iklan terselubung sebaiknya iklan kementerian dihindari yang menggunakan sosok atau figur yang dapat menimbulkan tafsir untuk mempromosikan dirinya (menteri) sebagai caleg,” katanya.**

Make a Comment

Make a Comment: ( None so far )

blockquote and a tags work here.

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...