Pendaftaran Cagub Sumut Diwarnai Kericuhan

Posted on Januari 25, 2008. Filed under: Pemerintah, Politik |

MEDAN (kennortonhs): Pendaftaran calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) Sumatera Utara (Sumut) diwarnai kericuhan pada hari terakhir pendaftaran di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumut, Jl Perintis Kemerdekaan, Medan, Kamis malam (24/1). Pilkada Gubernur Sumut dilaksanakan 16 April mendatang dengan perkiraan daftar pemilih tetap sekitar 8.5 juta pemilih.  Kericuhan terjadi saat pendaftaran cagub-cawagub PDIP yang mengusung Mayjen purnawirawan Tritamtomo-Benny Pasaribu. Pasangan yang ditetapkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP itu tidak disetujui Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Sumut. Kericuhan terjadi sekitar pukul 23.15 saat kelompok pendukung DPD PDIP Sumut berupaya menghadang pengurus DPP PDIP yang datang bersama Tritamtomo-Benny ke KPU Provinsi Sumut. Namun orang-orang yang berupaya menghadang DPP PDIP itu disingkirkan pertugas keamanan.  Pendaftaran akhirnya dilakukan DPP PDIP yang telah menunjuk Panda Nababan sebagai Ketua Pelaksana Harian (Plh) dan Dudi Makmun Murod sebagai Sekretaris Plh DPD PDIP. Panda dan Dudi menandatangani formulir pendaftaran Tritamtomo-Benny, tanpa persetujuan DPD PDIP Sumut. Ketua DPD PDIP Sumut Rudolf Matzuoka Pardede dan Sekretaris DPD PDIP Sumut Alamsyah Hamdani yang seharusnya menandatangani formulir pendaftaran itu malah dipecat.  Kegaduhan juga terjadi saat pasangan cagub-cawagub Zulkifli Harahap- Diki Zulkarnain yang memaksakan pendaftaran melalui jalur perseorangan. Karena pasangan itu tidak diterima panitia pendaftaran KPU, mereka yang menamakan diri Gerakan Baru Sumut itu sempat adu mulut dan melakukan aksi memukul meja memorotes sikap panitia. Lima PasanganHingga penutupan pendaftaran, lima pasangan cagub-cawagub mendaftar ke KPUD Sumut. Pagi hingga sore yang mendaftar pasangan Ali Umri-Maratua Simanjuntak dicalonkan Partai Golkar.Sementara pasangan Robert Edison Siahaan-H Suherdi dicalonkan delapan parpol yakni PIB, PDS, PBSD, PNBK, PKB, PPD, Pelopor, dan PNI Marhaenisme.  Pada malam hari, pasangan Syamsul Arifin-Gatot Pudjonegoro dicalonkan PPP, PKS, PBB, Patriot, PKPB, PKPI, PSI, PNI Marhaenisme, PPDK, Partai Merdeka, PPNUI, dan PDI mendaftar ke KPUD Sumut. Kemudian disusul pasangan Abdul Wahap Dalimunthe-Romo Raden Syafei yang dicalonkan Partai Demokrat, PAN, dan PBR. Detik-detik terakhir penutupan pendaftaran, pasangan Tritamtomo-Benny Pasaribu yang dicalonkan PDIP mendaftar. Pendaftaran pasangan militer-sipil ini selesai sekitar 00.10 Wib.

Selain lima pasangan cagub-cawagub yang mendaftar ke KPUD Sumut, dua pasangan cagub-cawagub dari perseorangan juga datang ke KPU memaksakan diri mendaftar. Pasangan itu ialah Pahala Napitupulu-Job Rahmad Purba yang didukung sejumlah oranisasi buruh dan pasangan Zulkifli-Diki yang didukung Gerakan Baru Sumut.**

Make a Comment

Make A Comment: ( 2 so far )

blockquote and a tags work here.

2 Responses to “Pendaftaran Cagub Sumut Diwarnai Kericuhan”

RSS Feed for Kennorton@Baca Tulis Comments RSS Feed

ken, gawat sekali, tri tamtomo,,ali umri,,

alah……si mangaliat aja jadi gubernur…

king

dalam hal ini saya ingin lebih menekankan pada masalah cagub PDI Perjuangan, sudah dapat terlihat dengan jelas bahwa penolakan sejumlah massa merupakan parameter betapa kebijakan DPP tentang cagub Sumut sebagai kebijakan yang kurang disertai pengamatan atas aspirasi yang berkembang dikalangan grassroot PDI Perjuangan Sumut.
Betapapun DPP menggunakan kacamata dan peta dalam rangka pemenangan nasional di 2009, namun apalah artinya jika ternyata tidak didukung oleh mesin secara utuh sampai tingkat bawah.
Sebaliknya malah ini akan menjadi celah bagi terjadinya penggembosan suara baik pada pilgub maupun pada pemilu 2009.
MERDEKA!!!!!!!!!!!


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...