Sejuknya Taman Wisata Iman Dairi
DAIRI berada di dataran tinggi Bukit Barisan wilayah Sumatera Utara (Sumut) dengan ketinggian rata-rata 1.100 dari permukaan laut (dpl). Secara ekologis kabupaten penghasil Kopi Sidikalang ini merupakan penyangga ekosistem Danau Toba di sebelah barat yang berada pada pegunungan sekitar 200 meter di atas permukaan Danau Toba.
Hutan-hutan tropis Dairi merupakan daerah resapan air Danau Toba. Belasan sungai yang mengalir dari hutan pegunungan Dairi menjadi sumber air Danau Toba. Secara ekologis masyarakat setempat yang hidup dari pertanian menggantungkan hidupnya pada ekosistem hutan yang lestari.
Pelestarian hutan ini yang mendorong Bupati Dairi MP Tumanggor menciptakan Sitinjo menjadi Taman Wisata Iman. “Tujuan pembuatan Taman Wisata Iman ini ialah agar kita dapat menyaksikan, menikmati, dan menghargai alam sebagai ciptaan Tuhan, sehingga menumbuhkan rasa cinta pada lingkungan hidup,” kata Tumanggor kepada Media di Sidikalang, ibu kota Kabupaten Dairi, baru-baru ini.
Tumanggor menyadari bahwa Kabupaten Dairi dihuni beragam agama dan etnis. Agama Islam, Protestan, Katolik, Budha, dan Hindu ada di kabupaten itu. Selain itu, etnis di kabupaten tersebut juga beragam antara lain Pakpak, Toba, Simalungun, Karo, Mandailing, Minang, dan Cina. “Saya berharap Taman Wisata Iman ini bisa menjadi tempat bagi pengunjung meningkatkan iman kepada Tuhan Yang Mahakuasa. Karena taman ini juga dikunjungi berbagai umat, tentu taman ini bisa menjadi wadah mempererat hubungan silahturahmi antarumat beragama,” kata Tumanggor.
TWI berada pada Bukit Sitinjo. Udara di kawasan ini cukup sejuk dengan temperature berkisar 17 derajat hingga 24 derajat celcius. Di sepanjang TWI sekitar dua kilometer Anda akan menikmati pemandangan alam yang indah sebagai latar belakang taman. Di sepanjang perjalanan itu akan berjumpa dengan gua Betlehem, 14 tahap perjalanan salib (via dolorosa), gua Bunda Maria, Bukit Golgata, gereja, Kuil Hindu, lapangan manasik haji dan sebuah masjid yang dilengkapi dengan fasilitas penginapan.
Kawasan wisata ini ramai dikungi pada hari libur atau Sabtu dan Minggu. Sebagian besar pengunjung adalah wisawatan lokal. Para pengunjung umumnya datang secara rombongan. Pengunjung beragama Kristen yang datang secara rombongan biasanya menggelar paduan suara di gereja oikumene Sitinjo. Namun ada juga pengunjung yang datang secara perorangan. Bagi muda-mudi kawasan ini juga menjadi tempat memadu cinta sambil menikmati wisata rohani. Sedangkan untuk wisata keluarga tempat wisata ini akan memberi kesan tersendiri. “Setiap akhir bulan saya dan keluarga menyempatkan diri menikmati wisata di sini. Rasanya mengikuti kebaktian Minggu di Taman Wisata Iman ini sungguh berkesan,” kata J Sirait, pengunjung yang ditemui Media di lokasi wisata tersebut.
Bagi pengunjung beragama Islam, tersedia mesjid lengkap dengan ka’bah dan menara. “Bagi saya lokasi ini cukup berkesan. Kebetulan saya belum pernah naik haji, sehingga keberadaan ka’bah di Taman Wisata Iman ini mendorong keinginan saya naik haji. Miniature ka’bah ini bisa memberikan kepuasan tersendiri bagi saya,” kata L Berutu. (Kennorton Hutasoit)
salam kenal buat semua teman yang ada di dairi tetap semangat membangun tanah luluhur dan jadi kan yang ter baik dari yg sebelum nya saya bangga melihat keindhan wisata di sumater karna ada tempat kita beribadah sayapercaya terus bagkit dan selalu maju dalam mengembangkan terima kasih god bless you
lely ratna sihombing
Mei 21, 2008
kalau mau di balas , jgn lupa nama jelas kalau lely sekarang ada di bali denpasar
lely ratna sihombing
Mei 21, 2008
salam kenal juga untuk ibu lely ratna dibali semua akan berusaha berbuat untuk yang terbaik untuk dairi, termasuk kita perantau di jakarta, ikut nimbrung da iban……
edward
Mei 23, 2008
salam kenal juga tapi lely bukan ibu2 pak bapak emang nya da nikah ya bisa kagak kirim foto nya biar jelas gmn sih orgnya ?okey salam ma yang ganteng yang selalu setia melindugi keindahan kota dairi dengan baik bisa kagak kenal orng yang ganteng satu aja tp harus dekat ma Tuhan ?HE……………canda semua sudah yang terbaik semua sempurna yang Tuhan berikan salam damai
lely rana sihombing
Mei 29, 2008
trims responnya. nama lengkap saya kennorton hutasoit, senang diajak bicara keindahan alam dan realitas sosial. jika anda punya keluhan yang perlu saya goreskan di blog saya ini boleh dikirim lewat email atau sms. tks
Kennortonhs
Juni 8, 2008
eh…………..lely lag single kok dibilang ibu sih edward jangan dibilang ibu dong kagak nyaman nih emang ya tampangnya da ibu2 apa emang sih kita kagak pernah ketemu tapi kagak senang aja dibilang ibu
lely ratna
Juli 26, 2008
Njuah-njuah Dairi…..!!!!!!!
salam kangen buat anak2 diri, mari qta jaga tanah kelahiran qta(dairi). smoga dairi tetap aman,sejuk,dan saling toleransi sesama umat beragama. buat keluarga q d parongil, salam kangen n jngn lupa doa_in q smoga shat slalu. Mendahi bapa/inang, ulang lupa ke mradi mla kerejo! Nahan ndor tua2. ha…..ha……..
arie maholi
Agustus 11, 2008
Salam sejahtra buat kita semua masyarakat dairi
marilah kita saling membantu, saling mengoreksi
agar kita bisa lebih baik lagi, kita buat planing baru untuk memajukan daerah kita baik dari segi pariwisata
ekonomi, dll oke selamat berubah
Benri Pakpahan
September 13, 2008
DAIRI INDAH BANGET YACHIIIIIII
SAYE UDA KANGEN BANGET MAO PULANG KE SIDIKALANG
PANDAPOTAN
Oktober 15, 2008
belman lumbanbatu.
ayo sesama orang jumala nauli saling mrbngun jumala
belman
Marbun
Oktober 24, 2008
memang sidikalang indah 1x. tapi, smua yang sudah didapat masih bisa ditingkatkan!!!
sopardi
September 12, 2009
NjUaH_NjuAh kALTu..!
DAIrI…. MaJu tRuXxXx..!!!
I LOVE DAIRI
arie maholi
November 1, 2008
keren banget kota dairi and taman wisata imanx
brand aritonang
November 18, 2008
Emnag bgs tpi pelayanan asih kurang dan tidak memperdulikan masyarakat setempat.hak2 penduduk setempat udh muulai dikucilkan.faktor ini dapat merusak kecintaan masyarakat pd lokasi TwI
Aris toteles
April 7, 2009
bravo God blees you
andi
Juni 4, 2009
kapan ya ….aku kesana mimpi kali ye soalnya
aku berada di luar negeri
ririn
Juni 4, 2009
luar negerinya di mana mbak? saya kennorton hutasoit, jurnalis di jakarta, siapa tahu ada info yang bisa dishare untuk kemajuan bersama. tks
kennortonhs
November 8, 2009