Sumut Juarai Pertunjukan Rakyat Tradisional Nasional
MEDAN (@ken): Tim kesenian Sumatera Utara (Sumut) menjuarai Apresiasi Pertunjukan Rakyat Tradisional Tingkat Nasional yang digelar di Makassar , Minggu (27/5) malam. Tim kesenian Lagak Deli itu menyisihkan finalis dari delapan provinsi lainnya.
Kemenangan tim kesenian Sumut di pentas seni tradisional ini tercatat sebagai keberhasilan yang pertama. Selama ini Sumut bahkan Sumatera dan pulau-pulau lainnya di Indonesia belum pernah ‘menumbangkan’ dominasi kesenian Jawa.
Kesenian yang merupakan kombinasi budaya Melayu dan Batak itu meraup nilai tertinggi dari tim juri diketuai Prof Dr Jasmine Sahab, antropolog dari Universitas Indonesia (UI). Dua anggota juri lainnya dosen Institut Kesenian Jakarta (IKJ) Kasim Ahmad dan Abdul Kadir dari Departemen Komunikasi dan Informasi.
Kesenian Sumut yang ditampilkan pimpinan Dahri Uhum Nasution (Tok Ai) tersebut perpaduan seni peran, tari, lagu dan musik tradisional. Itu bisa menyisihkan peserta lainnya yakni kontingen dari Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan (tuan rumah).
“Provinsi Sulsel menempati posisi terbaik ke dua di bawah Sumut, disusul Yogyakarta sebagai terbaik ketiga. Harapan pertama ditempati Provinsi Jawa Tengah, harahapan kedua Kalimantan Selatan di posisi harapan kedua, dan Bali di harapan ketiga,” kata Eddy Syofian, Kepala Badan Informasi dan Komunikasi Pemprov Sumut selaku Ketua Rombongan Tim Kesenian Sumut.
Gubernur Sumut Rudolf M.Pardede berjanji Pemprov Sumut akan memanfaatkan media kesenian tradisional ini untuk menyampaikan pesan-pesan pembangunan. “Kita bersyukur atas keberhasilan tim Sumatera Utara menjadi juara pertama tingkat nasional seni pertunjukan tradisional ini,’’ ujar Rudolf. ** CANTUMKAN KODE @ken JIKA ANDA MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH BERITA INI.